Selasa, 28 September 2010 1 comments

Pelajaran Tentang Hidung dari Patrick

Hidung, ya mengapa manusia mesti punya hidung? Tanpa hidung banyak kok hewan-hewan dapat hidup. Hidung disini maksudnya ya hidung, bukan lubang untuk keluar masuknya udara. Contohnya saja ikan, ikan kan gak punya hidung. Belum lagi dari segi bentuknya, mengapa seperti buah jambu gitu, trus lubangnya ada dua, dibawah lagi. Mengapa lubangnya dua, mungkin karena kalau hidung mampet kita gak mati, lah kok mati? Sepengalaman saya dalam permasalahan hidung mampet, gak pernah deh mampet dua-duanya, seperti di iklan salah satu obat flu, “Ma, yang ini mampet, yang ini enggak” kalau dua-duanya mapet, ya bisa mati, karena sangat sulit bernafas dengan dua lubang didung yang terseumbat, satu aja udah bikin gak bisa tidu apalagi dua. Mengapa kayak Jambu, mungkin ketika ada air, atau air mata tidak masuk ke lubangnya. Trus mengapa lubangnya menghadap ke bawah? Kalau menghadap ke atas ‘riweuh’ juga kali ya?, kalau ada hujan bisa tergenang tuh lubang, dan kalau mau ‘ngupil ‘pun posisinya kurang nyaman haha.

Trus mengapa juga penciuman kita gak setajam penciuman anjing?

Soal penciuman tajam, saat saya kecil, pas nonton film X-Men dengan Wolverinenya yang punya penciuman tajam, saya pun sering berkahayal dan juga berkeinginan punya penciuman tajam seperti itu, kan kalau ada orang atau barang hilang bisa langsung dicari tanpa melatih anjing dulu. Sampai suatu saat saya tidak ingin lagi punya penciuman tajam, gara Patrick. Patrick si Bintang laut dalam kartun Spognebob. Di salah satu episode kartun tersebut, diceritakan Patrick cemburu kepada Spongebob yang punya hidung, dan dia juga ingin memilikinya. Entah dari mana asalnya saya lupa Patrick pun punya hidung, dan penciumannya itu lebih tajam daripada makhluk se bikini bottom bahkan selautan. Awalnya dia senang karena bisa mencium aroma-aroma makanan yang harum serta bau-bauan enak lainya. Tapi, penciuman tajam itu tidak hanya tajam dalam mencium aroma harum saja tapi juga yang busuk, sedikit saja ada aroma busuk, Patrick akan dapat menciumnya, dan ia sangat merasa terganggu dengan bau-bau busuk tersebut padahal hanya bau-bau sepele yang jika penciuman normal bukan lah masalah, dan ia selalu memusnahkan asal bau-bauan tersebut, yang akhirnya menganggu teman-temanya. Dan akhirnya hidung itu musnah karena tidak tahan mencium bau-bauan busuk.

Disinilah letak mengapa Tuhan tidak memberikan manusia penciuman yang tajam, karena gak semua aroma itu enak dibaui, andaikan penciuman kita tajam pasti kita bakal keganggu sendiri dengan bau mulut kita, yang jelas-jelas letak lubang hidung diatas mulut, hahaha.

Ya, satu lagi nilai dari serial Spongebob.
0 comments

'Dispensasi' Untuk Mata Orang Indonesia

Indonesia, negeri yang unik, begitu banyak warna dan ragam, disamping itu jumlah penduduknya yang berjumlah lebih dari 200 juta jiwa itu mayoritas mengimani Islam sebagai pegangan hidup. Alhasil, Indonesia pun menjadi negara mayoritas muslim terbesar di dunia. Tapi, Indonesia bukanlah negara Islam (tenang, saya bukan mengajak untuk mengubah sistem negara ini jadi Khilafah, haha), suasana kearab-araban pun tidak tampak, Indoneisa terlalu majemuk untuk menerapkan sistem syariah itu, ada yang bilang sulit diterapkan karena yang tinggal di Indonesia bukan cuma Muslim. Akibatnya, banyak hal-hal yang bertentangan dengan Islam dengan mudah masuk. Dan saya pikir, karena kebebasan tadi itulah, maka Tuhan harus memberikan ‘dispensasi’ pahala khusus untuk orang Indonesia.

Ini dikarenakan, menurut saya menjaga pandangan mata di Indonesia akan jauh lebih sulit ketimbang di Arab Saudi, maupun negera-negara semenanjung arab atau negara timur-tengah lainnya. Di Indonesia, wanita yang berpakaian terbuka (tidak menutup aurat) terlalu banyak, walaupun sebenarnya mereka menggunkan pakaian yang sopan (tidak mengumbar paha, haha) dan tidak menggundang syahwat, namun hal tersebut telah menjadi sesuatu yang lumrah bagi masyarakat kita, Nah, disiliah letak dilema penjagaan padangan mata di Indonesia, tidak mungkinkan jika ada seorng wanita yang tak menutup aurat dan saat bertemu tapi kita malah memalingkan muka atau hanya menunduk ke bawah? Ohh, belum lagi di Jatinangor ini, mahasiswi yang ‘bercelana panas’ (Hot Pants) banyak sekali ‘berkeliaran’ dan tantangan terhadap mata pun juga semakin meningkat. Mungkin selintas melihat sih gak dosa, tapi kalau berkali-kali? seperti pepatah yang mengatakan sekali terlihat tidak mengapa karena itu adalah rahmat, tapi kalau dua kali (sengaja untuk melihat lagi) adalah laknat, mungkin birahi kita tidak bangkit, tapi tetap aj. Mata adalah gerbang maksiat. Siapa saja yang kurang mampu menjaga pandangannya dari sesuatu yang diharamkan, maka sedikit demi sedikit ia akan terjerumus ke dalam jerat syetan (dakwah nih ceritanya, haha). Berawal dari mata, kemudian kaki berpindah ingin mendekat dan seterusnya, hingga akhirnya sangat mungkin akan menjerumuskan manusia pada perzinahan. Nah Lo????

Di arab sih enak, gak bisa ngelirik yang macam-macam maklum wanita-wanita disana hampir semua kan memakai baju gamis dan berkerudung, nah kalau di Indonesia? Gak dilihat rugi, dilihat dosa, hahaha. Malah ada yang bilang melihat yang gituan untuk cuci mata, cuci mata tapi dosa, aduhhh

Saya pun juga sempat berkeinginan suatu saat untuk tinggal di arab saja, alasannya ya karena tadi, mungkin menjaga pandangan disana sedikit lebih mudah ketimbang disini. Atau yang lebih tindakan yang ekstrim mungkin, seperti lebih baik buta dripada mata ini berbuat dosa? Tapi apa benar harus sampai malakukan itu? Ibarat kata, daripada takut dihutangi, lebih baik tak punya uang?

Jadi, karena susahnya menjaga pandangan mata di Indonesia dibandingkan dengan di Arab, haruskah Tuhan ‘mendispensasi’ pahala untuk mata orang Indonesia???

Nama: Fadel Muhammad Iqbal
Npm: 170210090064

Tulisan ini adalah tugas Filsafat saya yang bertemakan mata, yang di publish di Grup Facebook, Bandung School.
Selasa, 24 Agustus 2010 0 comments

Mata Kuliah Semester 3

Hoo, udah semester tiga aja, blogger-emoticon.blogspot.com nah inilah matakuliah yg saya ambil dan yg akan menemani hari-hari saya di Jatinangor ini selama empat bulan kedepan:blogger-emoticon.blogspot.com
  • Bahasa Jerman 1
  • Ekonomi Politik Global 1
  • Hubungan Internasional di Eropa
  • Hukum Diplomatik dan Konsuler
  • Islam dalam Hubungan Internasional
  • Organisasi Internasional 1
  • Pengantar Hubungan Internasional 2
  • Filsafat Ilmu
  • Lingkungan Hidup dalam HI
  • Hukum Internasional

Untuk menentukan pilihan matkul dismstr ini saya bener2 ragulah, secara pertama kalinnya ada mata kuliah pilihan, cz Smster 1 dan 2 masih dipaket dan untuk menentukan matkul pilihan tersebut ada yg bilang jagn ambil matakuliah itu karena ini itu lah, ada yg bilang dapet nilai dosen itu sulitlah, dosennya gak enaklah. Ahh binggunglah, tp insya Allah mata kuliah yang diatas adalah mata kuliah yg saya pilih. Teguhkan hati, berusaha dan munajat, dan semga matkuliah yg diambil ini berkah dan memang jalan terbaik yg dipilihkan Allah dan smga tidak menyesal, insya Allah, Aminn!!!blogger-emoticon.blogspot.com
Kamis, 19 Agustus 2010 0 comments

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA".

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", apa kalian cuma bisa mencak-mencak???

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", ketika anggota DPR bolos kalian mencak-mencak, tp kalau kalian bolos kuliah siapakah yg mesti mencak-mencak?

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", ketika anggota DPR tidur saat Paripurna kalian mencak-mencak, tp kalau kalian tidur dikelas, siapakah yg mesti mencak-mencak?

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", ketika anggota DPR suka menitip tanda tangan kehadiran kalian mencak-mencak, tp saat kalian menitip absen kepada teman, siapakah yg mesti mencak-mencak?

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", ketika anggota DPR dianggap terlalu pamrih bekerja saat mereka diberikan Toyota Crown kalian mecak-mencak, tp saat kalian tidak mau kuliah sebelum dibelikan BB, siapah yg mesti mencak-mencak?

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", ketika anggota DPR ribut saat sidang kalian mencak-mencak, tp kalau kalian merusak fasilitas umum saat berdemo, siapakah yg mesti mencak-mencak?

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", anggota DPR itu pernah menjadi Mahasiswa, siswa yg dianggap "MAHA", mereka begitu karena saat menjadi siswa yg dianggap "MAHA" kelakuannya tidak jauh berbeda dengan siswa yang dianggap "MAHA" sekarang, siapakah yg mesti mencak-mencak??? siswa yang dianggap "MAHA" lagi blogger-emoticon.blogspot.com

aduh, saya ini Mahasiswa jg kan ya???, siswa yg dinggap "MAHA",tp apa saya jg cuma bisa mencak-mencak?blogger-emoticon.blogspot.com
0 comments

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA".

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", apa kalian cuma bisa mencak-mencak???

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", ketika anggota DPR bolos kalian mencak-mencak, tp kalau kalian bolos kuliah siapakah yg mesti mencak-mencak?

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", ketika anggota DPR tidur saat Pripurna kalian mencak-mencak, tp kalau kalian tidur dikelas siapakah yg mesti mencak-mencak?

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", ketika anggota DPR suka menitip tanda tangan kehadiran kalian mencak-mencak, tp saat kalian menitip absen kepada teman siapakah yg mesti mencak-mencak?

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", ketika anggota DPR dianggap terlalu pamrih bekerja saat mereka diberikan Toyota Crown kalian mecak-mencak, tp saat kalian tidak mau kuliah sebelum dibelikan BB siapah yg mesti mencak-mencak?

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", ketika anggota DPR ribut saat sidang kalian mencak-mencak, tp kalau kalian merusak fasilitas umum saat berdemo siapakah yg mesti mencak-mencak?

Hei Mahasiswa!!!, siswa yg dianggap "MAHA", anggota DPR itu pernah menjadi Mahasiswa, siswa yg dianggap "MAHA", mereka begitu karena saat menjadi siswa yg dianggap "MAHA" kelakuannya tidak jauh berbeda dengan siswa yang dianggap "MAHA" sekarang, siapakah yg mesti mencak-mencak??? siswa yang dianggap "MAHA" lagi???



 
;